Sabar itu, Tanpa Batas

22 Jun

Katanya sibuk itu membuat seseorang lupa dengan masa pahit yang terjadi, dulu. Kalau begitu, sesibuk apa aku harus meneladeni masa gelapku dulu? Sampai mana aku harus menggelandang seperti ini?

Oh ya, sabar tidak ada batasnya. Kata orang-orang aku ini terlalu sabar, dan seharusnya sabar itu harus pada tempatnya. Tidak hanya pada sesuatu yang over. Tapi menurutku, di segala hal, sabar adalah tempat terbaik. Bukankah begitu menurutmu?

Ah sudahlah. Loading page membuatku frustasi. Aku malah duduk jengah dan menghembuskan nafas panjang. Berharap kejenuhan yang tiba-tiba datang ini, bisa segera pulih dan membaik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: