Sabar itu, Tanpa Batas

Katanya sibuk itu membuat seseorang lupa dengan masa pahit yang terjadi, dulu. Kalau begitu, sesibuk apa aku harus meneladeni masa gelapku dulu? Sampai mana aku harus menggelandang seperti ini?

Oh ya, sabar tidak ada batasnya. Kata orang-orang aku ini terlalu sabar, dan seharusnya sabar itu harus pada tempatnya. Tidak hanya pada sesuatu yang over. Tapi menurutku, di segala hal, sabar adalah tempat terbaik. Bukankah begitu menurutmu?

Ah sudahlah. Loading page membuatku frustasi. Aku malah duduk jengah dan menghembuskan nafas panjang. Berharap kejenuhan yang tiba-tiba datang ini, bisa segera pulih dan membaik.

Iklan

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑